Jakarta, SMP Mu Ahmad Dahlan Metro, Lampung — Usaha berkesinambungan SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan (MuAD) Metro dalam meningkatkan mutu sumber daya pendidik terus membuahkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Kali ini, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Arif Bahtiar, S.Pd., terpilih menjadi salah satu utusan dalam program Korean e-Learning Improvement Cooperation (KLIC) 2026.

Inisiatif ini merupakan wujud kemitraan pendidikan antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI bersama Gangwon State Office of Education, Korea Selatan. Arif berhasil melenggang sebagai peserta terpilih setelah melampaui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, mencakup evaluasi berkas, portofolio, penulisan esai, hingga asesmen presentasi video berbahasa Inggris.
Sebagai agenda pembuka, Arif kini tengah mengikuti Pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi Guru Program KLIC 2026 di Millenium Hotel Sirih, Jakarta Pusat, yang dijadwalkan berlangsung pada 2–7 Agustus 2026. Pembekalan intensif ini dirancang untuk memantapkan pemanfaatan media digital sebelum para peserta bertolak menuju Korea Selatan pada Oktober 2026 mendatang untuk mempelajari langsung sistem pembelajaran modern di sana.
Mencetak Tenaga Pendidik Berdaya Saing Global
Menanggapi pencapaian ini, Kepala SMP MuAD Metro, Ust. Ali Musyafa, S.Ag., M.M., mengutarakan rasa syukur sekaligus apresiasi mendalam. Beliau menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan komitmen sekolah untuk menyajikan mutu pendidikan terbaik bagi seluruh siswa.
"Rasa syukur dan bangga yang luar biasa atas kelulusan Ustadz Arif Bahtiar. Keikutsertaan beliau di ajang internasional ini menjadi bukti nyata bahwa SMP MuAD Metro konsisten memfasilitasi pengembangan kapasitas para pendidik agar mampu menjawab tantangan zaman," ungkap Ust. Ali Musyafa.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa investasi pada kualitas pengajar merupakan kunci utama dalam menciptakan iklim belajar yang inovatif dan relevan.
"Kualitas pembelajaran anak-anak di kelas sangat ditentukan oleh semangat guru-gurunya dalam memperbarui ilmu. Kami berharap pengalaman dari pelatihan di Jakarta hingga kesempatan belajar langsung di Korea Selatan pada Oktober nanti dapat diterapkan secara konkret di sekolah. Semua ini tujuannya satu: memberikan pengalaman belajar terbaik bagi para peserta didik kami," pukasnya.
Terpilihnya perwakilan dari SMP MuAD Metro ini memperkuat peran aktif sekolah dalam mendukung percepatan digitalisasi pendidikan di Indonesia sekaligus membawa nama baik Kota Metro di panggung global.






