Metro, Lampung - Sabtu, 08 Juni 2024, Alhamdulillah, dengan penuh rasa syukur, keluarga besar MuAD School pada hari ini berhasil melaksanakan kajian rutin bulanan yang berlangsung dengan penuh antusias dan khidmat. Acara ini diselenggarakan di aula MuAD School dan dihadiri oleh para siswa, orang tua, guru, serta masyarakat sekitar yang bersemangat untuk menimba ilmu.
Pada kajian kali ini, MuAD School menghadirkan Ustadz Abdurrahim Hamdi, Lc., M.A., sebagai pembicara utama. Ustadz Abdurrahim Hamdi bukan hanya dikenal sebagai Dai yang berwawasan luas, tetapi juga memiliki peran penting dalam organisasi Muhammadiyah. Beliau adalah anggota pleno PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) Kota Metro dan juga menjabat sebagai Wakil Direktur RSUM (Rumah Sakit Umum Muhammadiyah) Metro.
اللَّهÙمَّ إنّÙÙŠ أسْألÙÙƒÙŽ Ø§Ù„Ù‡ÙØ¯ÙŽÙ‰ ØŒ والتّÙÙ‚ÙŽÙ‰ ØŒ والعَÙَاÙÙŽ ØŒ والغÙÙ†ÙŽÙ‰
"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, sifat ‘afaf – terjaga dari yang haram dan menahan diri darinya –, dan sifat ghina – kaya hati, merasa cukup dari apa yang ada pada manusia dan apa yang ada di tangan mereka."
Dalam ceramahnya, Ustadz Abdurrahim menyampaikan pentingnya bagi setiap Muslim untuk menampilkan kemuliaan dirinya (‘izzah), menjaga kehormatannya (muru’ah), dan menahan diri (‘iffah) dari dorongan hawa nafsu, perbuatan maksiat, perilaku yang buruk dan segala sesuatu yang diharamkan oleh syariat. Beliau mengingatkan bahwa sifat-sifat mulia ini akan menjaga kehormatan diri dan menjauhkan kita dari hal-hal yang diharamkan oleh agama.
Beliau juga menjelaskan tentang keutamaan bersedekah secara diam-diam (shodaqoh sirriyah) dibandingkan secara terang-terangan (jahriah). "Shodaqoh sirriyah lebih baik dari jahriah, namun jangan meninggalkan jahriah agar orang tidak mengira bahwa manusia itu pelit," tegas Ustadz Abdurrahim. Sedekah secara terang-terangan juga bisa menjadi motivasi bagi orang lain untuk ikut bersedekah.
Ustadz Abdurrahim kemudian mengutip surah Al Hujurat ayat 12:
يَا Ø£ÙŽÙŠÙّهَا الَّذÙينَ آمَنÙوا Ø§Ø¬Ù’ØªÙŽÙ†ÙØ¨Ùوا ÙƒÙŽØ«Ùيرًا Ù…ÙÙ†ÙŽ الظَّنÙÙ‘ Ø¥ÙÙ†ÙŽÙ‘ بَعْضَ الظَّنÙÙ‘ Ø¥ÙØ«Ù’Ù…ÙŒ
"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa."
Beliau mengingatkan bahwa berprasangka buruk dapat menimbulkan dosa dan merusak hubungan sosial. Oleh karena itu, penting untuk selalu berpikir positif dan menjauhkan diri dari prasangka buruk terhadap orang lain.
Dalam penutup kajian, Ustadz Abdurrahim mengajak seluruh hadirin untuk selalu mengajak kepada kebaikan, karena setiap kebaikan yang kita tunjukkan kepada orang lain akan mendatangkan pahala bagi kita. Beliau mengutip hadits dari Rasulullah SAW:
مَنْ دَلَّ عَلَى Ø®ÙŽÙŠÙ’Ø±ÙØŒ ÙÙŽÙ„ÙŽÙ‡Ù Ù…ÙØ«Ù’Ù„Ù Ø£ÙŽØ¬Ù’Ø±Ù ÙØ§ÙŽØ¹ÙÙ„ÙÙ‡Ù.” Ø£ÙŽØ®Ù’Ø±ÙŽØ¬ÙŽÙ‡Ù Ù…ÙØ³Ù’Ù„ÙÙ…ÙŒ
"Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka bagi dia pahala seperti orang yang mengerjakan kebajikan tersebut."
Semoga kajian rutin bulanan ini dapat terus memberikan manfaat yang besar bagi seluruh keluarga besar MuAD School dan masyarakat sekitar. Mari kita terus bersemangat dalam menuntut ilmu dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Salam sekolah bekemajuan.






