Metro, Lampung - Rabu, 18/12/2019, Sudah beberapa hari lalu Penilaian Akhir Semester (PAS) ganjil di SMPMu Ahmad Dahlan telah usai, tepatnya pada hari sabtu lalu. Berakhir PAS bukan penanda juga sekolah sudah libur. Agenda kegiatan untuk para siswa/i sudah disiapkan yang ringan dan happy, di mana wali kelas menginput rapot dan ustadz/ah mengoreksi lembar ujian siswa/i serta melaporkan nilai kepada wali kelas masing-masing di mana dan pada tingkat berapa ustadz/ah mengajar. Berikut adalah agenda kegiatan:
- Senin dan Selasa, 16 - 17 November 2019 remidial untuk siswa/i yang nilainya belum tuntas
- Rabu dan Kamis, 18 - 19 November 2019 kegiatan Class Meeting (bagi siswa/i kelas VIII dan IX)
- Rabu sampai Jum’at, 18 - 20 November 2019 Kegiatan Learning at Home / LAH (bagi siswa/i kelas VII)
Pelaksanaan dan model remidial atau ujian susulan diserahkan langsung kepada ustadz/ah pengampu pelajaran masing-masing dalam waktu dua hari tersebut. Kemudian dilanjutkan kegiatan Class Meeting untuk siswa/i kelas VIII dan IX yang divasilitatori oleh PR IRM SMPMu Ahmad Dahlan Metro yang tetap dalam pengawasan ustadz/ah. Adapun acaranya voly putra, futsal putri, murottal, tarik tambang, gobak sodor, lari belut, takraw putra dan egrang. Kegiatan class meeting ini sendiri bertujuan mengendorkan saraf-saraf yang tegang saat menghadapi PAS yang lalu. Serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan antar sesama, meski beberapa diantaranya sudah meliburkan diri.
Kegiatan yang ketiga, Learning at Home (LAH) ialah pembelajaran di rumah dan oleh wali siswa. Maksudnya, siswa/i ini dibentuk kelompok yang terdiri dari 5 - 6 siswa/i yang tinggal di salah satu wali siswa selama tiga hari dua malam. Para siswa/i ini tinggal dan melakukan kegiatan pembelajaran langsung di rumah wali siswa. Kegiatan ini sendiri rutin dilakukan setiap tahunnya bagi kelas tujuh, dimana merupakan salah satu bentuk keterlibatan wali siswa dalam proses pembelajaran secara langsung. Lebih penting, para wali siswa nantinya memahami bagaimana ustadz/ah di sekolah (yang sudah menjadi orang tua) benar-benar mengajrkan dan mentransfer pengetahuan dengan dinamika dan kompleksitas yang ada. Sehingganya lebih memahami terhadap ustadz/ah dan merasa menjadi ustadz/ah bagi beberapa anak. Menjadi guru itu tidak mudah. Itu kenapa menjadi guru itu mulia dan mendapat gelar ‘pahlawan tanpa tanda jasa’. Salam sekolah berkemajuan






