Yogyakarta, Senin (8/10). Hari kedua di Yogyakarta, rombongan SMPMuAD mengunjungi SMP Muhammadiyah 2 dan SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Pagi sekitar pukul 08.30, kami sudah sampai di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Disambut oleh Ibu Heriyanti, Kepala SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta, rombongan SMPMuAD berkeliling melihat-lihat fasilitas di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Setelah berkeliling, kami mengikuti seminar Best Practice Kepala Sekolah Berprestasi yang kebetulan mengadakan acara tersebut di waktu dan tempat yang sama. Selesai acara tersebut, Ibu Heriyanti sempat mengumpulkan kami di ruang khusus dan memaparkan sejarah berdirinya SMP Muh 3 Yogyakarta dalam waktu yg cukup singkat.
Dari sana, kami bertolak menuju SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta yang terletak di Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Kami disambut dengan sajian makan siang dari dapur catering SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Rasanya spesial, bisa merasakan makanan yang dibuat langsung di sekolah tersebut.
SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta, yang akrab disapa Mucil, memang menyelenggarakan program Catering Makan Siang di sekolah. Tujuan utamanya adalah untuk menanamkan pendidikam karakter. Dengan itu, anak-anak di sana belajar mengantre, belajar menghargai makanan dengan mengambil porsi sesuai ukuran masing-masing, dan belajar kebersamaan karena mereka makan bersama dengan lauk yang sama pula, serta belajar bertanggung jawab dengan meletakkan sampah sisa makanan dan piring kotor pada tempatnya.
Usai makan siang dan shalat dzuhur, kami menerima pemaparan profil dan program-program sekolah oleh Bapak Supriyadi, selaku kepala sekolah, dan Ibu Nur Afiati, selaku Wakil Kepala Sekolah yang membidangi Humas. Kemudian kami dibagi dalam beberapa tim sesuai bidang untuk sharing dengan tim SMP Mucil dengam bidang yang sama. Dari sana, kami menerima berbagai informasi dan masukan soal kurikulum, kesiswaan, humas, koperasi, dan lain-lain.
Mengunjungi sekolah-sekolah Muhammadiyah tersebut merupakan suatu momen berarti bagi kami. Selain bisa bersilaturahim dengan orang-orang yang berada di persyarikatan yang sama, kami tentu menimba ilmu dan belajar banyak dari berbagai program yang disampaikan mereka. Kami juga menerima masukan-masukan yang bisa dikembangkan di SMP MuAD. (Author: F Hastika)






