Metro, Lampung – Sabtu, (6/07/2019) sampai dengan hari ini tanggal 7 Pondok Pesantren Muhammadiyah Ahmad Dahlan mengadakan kegaiatan Masa Taaruf Santri. Kegiatan ini diadakan oleh pengasuh pondok dan dibantu oleh FORSADA (Forum Santri Ahmad Dahlan). Kurang lebih sekitar 165 santri baru yang berasal dari beberapa daerah, baik dari dalam maupun luar provinsi Lampung.
Ust Ali Musyafa, S.Ag., M.M dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa seluruh santri diharapkan dapat mengikuti kegiatan ini sampai dengan selesai. Sehingga nilai nilai keislaman dapat disampaikan dengan penuh dan totalitas. Beliau juga mengingatkan kepada seluruh santriwan/ti untuk semangat menuntut ilmu dan tidak terlalu memikirkan orang tua dirumah. Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk membentuk ukhwah islamiyah yang erat, serta mencetak santri yang bertaqwa dan berkemajuan.
Kesempatan kali ini, acara dibuka oleh mudirul mahad Ust. Kustono, S.Ag. sebelum membuka kegiatan beliau menuturkan bahwa "Orang besar biasanya lahir dari keluarga dan lingkungan yang kecil, jangan minder jika kalian berasal dari desa atau dari pinggiran jangan berkecil hati tapi berbesar hatilah". Kemudian beliau menambahkan "Menagislah sekarang karena engkau berpisah dengan orang tua kalian untuk menuntut ilmu agama itu lebih baik dari pada engkau menangis dikemudian hari karena engkau lalai urusan agama".
Malik Dewa Btara merupakan salah satu santri yang berasal paling jauh yaitu dari Bangka Belitung. santri yang biasa disapa "Malik" saat ditanya alasan memilih SMP Muh. Ahmad Dahlan dia menjawab karena ingin mendalami ilmu agama dengan benar dan ingin menajdi anak yang sholeh serta menjadi penghafal Quran. (Author: Ust. Ahmad Khoirul)






