Sepertiga Malam di Pondok Pesantren Ahmad Dahlan Metro
dikirim tanggal 29 July 2018 - 22:10:18, dan sudah dilihat sebanyak 3009 kali
artikel

Pondok Pesantren Ahmad Dahlan Metro, Lampung – Sabtu (28/07/2018) mengenalkan dan menanamkan kebiasaan yang baik bukanlah suatu perkara yang mudah, seperti membalikkan sebuah telapak tangan. Membutuhkan waktu dan kesabaran yang luar biasa yang diiringi ke ikhalasan dalam hati dalam penanaman hal tersebut, mudah-mudahan salah satu dari hal dari mereka ataupun semuanya dapat dilaksanakan para Ustadz dan Ustadzah di Pondok Pesantren Ahmad Dahlan.

Seperti rutinitas kami para santriawan dan santriwati yang tengah menuntut ilmu di pondok pesantren ahmad dahlan. Agenda rutin yang dilaksanakan 3 kali dalam seminggu diantaranya adalah dari segi peribadatan terkait dalam membiasankan diri untuk melaksanakan qiyamul lail atau shalat malam secara berjamaah. Alhamdulillah, beberapa hari yang lalu kami juga dapat melaksanakan “Shalat Gerhana” secara berjamaah di pondok yang jatuh pada hari sabtu 28 juli 2018M/ 15 Dzulqadah 1439H tepatnya dimulai 01.24 (gerhana sebagian dimulai) - 05.19 (gerhana sebagian berakhir) WIB.

Dalam shalat malam gerhana yang di Imami oleh Ustadz. Eko Haryanto, S.Pd., beserta Ustadz. Ahmad Khoirul Hidayat, S.Pd. sebagai khotib. Beliau menyampaikan sebuah pesan kepada santri agara dapat mengambil I’brah atas terjadinya peristiwa alam yang fenomenal tersebut, yang jarang terjadi dalam setiap satu tahun. Seperti, pada zaman dahulu orang kafir atau jahiliyah yang beranggapan bahwa “Jika terdapat gerhana baik itu gerhana bulan maupun gerhana mata hari, maka akan dating suatu musibah” oleh karena itu mereka harus menyiapkan pengorbanan, atau aktifitas lain untuk menghindari hal tersebut terjadi. Hal yang demikian ini juga pernah terjadi di Indonesia, seperti ada “memukul kentongan saat gerhana, bulan dimakan jin, dan tahayul lainnya. Hal yang seperti itu tiada benar adanya, karena pada jaman nabi Muhammad SAW juga pernah terjadi peristiwa alam yang sangat aneh seperti “Bulan terbelah menjadi dua”, yang merupakan suatu tanda kebesaran Alla SWT, tegas Ust. Khoirul, dalam khutbah nya.

Jadi peristiwa alam seperti ini merupakan fenomena alam yang wajar terjadi, namun juga dapat menjadi bukti atau tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. Aktifitas pondok pesantren ahmad dahlan tersebut juga tentunya dilaksanakan di asrama putri ataupun pondok putri yang mana dipimpin dan dikhotibkan langsung oleh beliau Ust. Ahmad Turmudzi, S.Pd.

Mudah-mudahan, kita semua termasuk orang yang selalu mendapatkan perlindungan serta pertolongan dari Allah SWT. Do’akan kami para santri putri-putri pondok pesantren ahmad dahlan dapat berkontribusi lebih untuk menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlakulkarimah.

Berita Terkait
SMP MuAD Metro Resmi Jalin Kerja Sama Cambridge Educational Partner Bersama Cambridge University Press
SMP Mu Ahmad Dahlan 263 Kali
Metro, Lampung, 3 Februari 2026 — Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan m...
Kajian Rutin Bulanan MuAD School bersama Ustadz Abdurrahim Hamdi Lc MA
SMP Mu Ahmad Dahlan 586 Kali
Metro, Lampung - Sabtu, 08 Juni 2024, Alhamdulillah, dengan penuh rasa syukur, keluarga besar MuAD S...
Hari Pertama Siswa MUAD di Korea First Day in Korea
SMP Mu Ahmad Dahlan 514 Kali
Jeonju, Korea - Setelah hari keberangkatan kami ke korea pada tanggal 10/07/2024 kemarin, terny...

Ingat jadi apapun kalian, jadilah orang yg apabila diseru seruan adzan kalian bangkit dan memenuhi panggilanNya, jadikanlah Sholat sebagai perisaimu dan Al Quran penuntunmu.

~ Ali Musyafa, S.Ag., M.M.
Kegiatan Belajar Mandiri Siswa dan Siswi SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan
2020-03-18     08:22:40
Assalamualikum Warohmatullohi Wabarokatuh.
HASIL TES PPDB GELOMBANG 1 TP 2020 2021
2019-12-05     13:51:03
PENGUMUMAN HASIL SELEKSI PPDB GELOMBANG 1 TP. 2
BARANG BARANG YANG WAJIB DIBAWA SATRI PONTREN AHMAD DAHLAN METRO
2018-06-11     13:03:23
Assalamualaikum Wr.Wb Berikut kami samp